Pemprov Kalteng Gelar Konsultasi Publik Untuk Rancangan Awal RKPD Tahun 2027
Untuk mewujudkan tema pembangunan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menetapkan delapan fokus prioritas pembangunan. Delapan prioritas itu meliputi pelaksanaan Program Prioritas Kartu Huma Betang Sejahtera, pemberdayaan keunggulan lokal berbasis kearifan budaya guna meneguhkan Kalimantan Tengah yang Belom Bahadat, serta pembangunan infrastruktur jalan, revitalisasi lintas kota, dan inisiatif pembangunan wilayah khusus Delta Kalteng Ekonomi Eksklusif.
Selain itu, fokus lainnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja serta pelatihan kewirausahaan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Pemerintah daerah juga memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan pendidikan gratis dan insentif bagi tenaga pengajar, peningkatan kualitas layanan kesehatan agar akses layanan semakin merata, serta penguatan kesejahteraan dan harmoni sosial masyarakat pedesaan.
“Fokus terakhir adalah peningkatan tata kelola pemerintahan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang dinamis, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” jelas Leonard.
Melalui forum konsultasi publik ini, Leonard berharap dapat terbangun dinamika diskusi yang positif serta masukan konstruktif dari seluruh pemangku kepentingan guna menyempurnakan Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027. Partisipasi aktif seluruh pihak dinilai sangat penting agar dokumen perencanaan yang disusun benar-benar relevan, terukur, dan menjawab kebutuhan masyarakat secara berkeadilan.
Ia juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah untuk melakukan sinergi sasaran pembangunan serta menyesuaikan kembali jadwal dan tahapan perencanaan di tingkat daerah, sehingga seluruh proses perencanaan dapat berjalan selaras dan terintegrasi.
“Mari kita manfaatkan forum ini sebaik-baiknya dengan semangat keterbukaan dan kolaborasi untuk mewujudkan Provinsi Kalimantan Tengah yang Bermartabat, Berkah, Maju, dan Berkelanjutan,” pungkas Leonard. (Red)

