Gubernur Melayat ke Rumah Duka Aipda Yudhie Perdana Putra yang Gugur Saat Penggerebekan Bandar Narkoba

Gubernur Melayat ke Rumah Duka Aipda Yudhie Perdana Putra yang Gugur Saat Penggerebekan Bandar Narkoba
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan saat melayat ke rumah duka Aipda Yudhie Perdana Putra. (foto : Ist)

Kasongan, cybernews.co.id – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan serta Bupati Katingan Saiful, melayat ke rumah duka Aipda Yudhie Perdana Putra di Kasongan, Kabupaten Katingan, Jumat (3/7/2026).

Kehadiran Gubernur, Kapolda dan Bupati menjadi bentuk empati dan penghormatan atas gugurnya anggota Polri tersebut saat menjalankan tugas penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan beberapa waktu lalu. Kedatangan Gubernur dan Kapolda di rumah duka disambut haru pihak keluarga almarhum.

Gubernur menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan serta mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Gubernur juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Kami bersama Kapolda dan Bupati hadir kesini menyampaikan turut berduka cita yang mendalam, semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan di beri ketabahan dan kesabaran,” ucap Gubernur.

Baca Juga :  Sahli Gubernur Hadiri Sosialisasi VMTS IAHN-TP Palangka Raya Periode 2025–2029

Ia juga mengecam insiden berdarah tersebut dan berharap dua anggota polisi lainnya yang masih belum diketahui keberadaannya dapat segera ketemu. “Kepada yang belum ditemukan semoga cepat ketemu,” harapnya.

Gubernur turut menyampaikan dukungan moril kepada keluarga serta menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memberikan perhatian terhadap keluarga korban yang ditinggalkan.

Sementara itu Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa Kapolri memberikan penghargaan kepada almarhum berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Aiptu Anumerta. Keluarga almarhum juga mendapat prioritas apabila ada anggota keluarga yang ingin mengikuti seleksi Bintara Polri.

“Bapak Kapolri memberikan penghargaan kepada almarhum dengan dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi yaitu menjadi Aiptu Anumerta dan juga memberikan satu prioritas kepada keluarga yang mau masuk jadi bintara Polri,” ujar Kapolda.

Pemerintah daerah bersama kepolisian menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan peristiwa tersebut serta memastikan pendampingan terhadap keluarga korban tetap berjalan. (red)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page