Jemput Bola ke Masyarakat, Disdukcapil Palangka Raya Percepat Layanan IKD

Jemput Bola ke Masyarakat, Disdukcapil Palangka Raya Percepat Layanan IKD
Kepala Disdukcapil Kota Palangka Raya Alman P. Pakpahan saat menyampaikan keterangannya kepada awak media.

Palangka Raya, cybernews.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya terus memperluas pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui sistem jemput bola dengan mendatangi langsung lingkungan RT dan kelurahan.

Langkah ini dilakukan sesuai arahan Wali Kota Palangka Raya. Petugas Disdukcapil tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi aktif turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung.

Kepala Disdukcapil Kota Palangka Raya Alman P. Pakpahan mengatakan, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi salah satu upaya untuk membuat pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dan nyaman.

“Pertama, bagaimana kita mendekatkan layanan kepada masyarakat. Sekarang kami jemput bola. Kami jarang di kantor karena lebih banyak turun ke RT dan kelurahan,” ucapnya, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, program IKD merupakan bagian dari program strategis nasional yang telah berjalan sejak 2023. Melalui layanan tersebut, dokumen kependudukan masyarakat dapat tersimpan secara digital dalam perangkat masing-masing.

“IKD memberikan perlindungan terhadap dokumen kependudukan karena dilengkapi sistem keamanan berlapis. Masyarakat juga tidak perlu selalu membawa dokumen kependudukan dalam bentuk fisik ketika membutuhkan layanan tertentu,” tambahnya.

Alman menjelaskan, dokumen kependudukan masyarakat kini dapat terlindungi dalam satu genggaman. Sistem keamanan berlapis yang diterapkan membuat dokumen tersebut tidak dapat dibuka secara sembarangan.

“Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, penerapan IKD juga dinilai dapat meningkatkan efisiensi pelayanan pemerintah. Salah satunya dalam mengurangi kebutuhan pengadaan blanko KTP elektronik secara terus-menerus,” lanjutnya.

Baca Juga :  Festival Babukung Destinasi Wisata Eksotis di Borneo

Penggunaan IKD juga terus diperluas untuk berbagai layanan yang membutuhkan dokumen kependudukan. Sebagai bagian dari program strategis nasional, dokumen kependudukan dalam bentuk digital tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak perlu lagi membawa KTP fisik ke berbagai tempat. Cukup dengan IKD karena dokumen tersebut merupakan dokumen resmi,” tuturnya.

Untuk mempercepat penerapan IKD, Disdukcapil Palangka Raya terus memperluas jangkauan pelayanan dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Bahkan, pelayanan tetap dilakukan pada akhir pekan ketika dibutuhkan.

“Kemarin Sabtu dan Minggu kami tetap bekerja. Intinya kami mendekatkan diri kepada masyarakat,” urainya.

Upaya jemput bola tersebut mendapat respons cukup baik dari masyarakat. Pendekatan langsung dinilai dapat memangkas birokrasi sekaligus memberikan pengalaman pelayanan publik yang lebih nyaman.

“Birokrasi kami pangkas betul agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan visi Pak Wali Kota, yaitu keren dan nyaman,” tuturnya.

Menurut Alman, pelayanan publik yang nyaman menjadi bagian penting dalam mendukung iklim pembangunan di Palangka Raya. Ketika pelayanan pemerintah semakin mudah dan nyaman, kepercayaan masyarakat maupun pelaku usaha diharapkan ikut tumbuh.

“Kalau nyaman, investasi akan tumbuh. Investor dari luar akan tertarik menanamkan investasinya di Palangka Raya. Kalau itu terjadi, ekonomi juga ikut tumbuh,” ungkapnya. (Red)

You cannot copy content of this page