Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga, Dinas PMD Kalteng Gelar Pelatihan

Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga, Dinas PMD Kalteng Gelar Pelatihan
Sekretaris Etty Aprilya saat membacakan sambutan tertulis Kadis PMD Prov. Kalteng

“Faktor ini menjadi alasan kuat mengapa partisipasi wanita dalam kegiatan ekonomi semakin meningkat, sekaligus menunjukkan betapa pentingnya peran mereka dalam mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga. Dengan hal ini, wanita perlu diberikan upaya pemberdayaan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui pelatihan keterampilan berwirausaha,” imbuhnya.

Disampaikannya bahwa mewujudkan kemandirian masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Melalui Pelatihan ini, pemerintah berupaya membekali masyarakat, khususnya Ibu Rumah Tangga dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kewirausahaan demi meningkatkan pendapatan keluarga dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas.

“Diharapkan melalui pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan lebih mendalam serta mengembangkan keterampilan para peserta dalam berwirausaha, agar dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya dan dapat menjadi sebuah forum yang dapat membangun jaringan kerjasama yang dapat mendukung perkembangan usaha,” ujarnya.

Baca Juga :  Tingkatan Kapasitas KPM, Upaya Cegah Stunting di Kalteng

Sementara itu dalam laporannya, Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Investasi Desa Murtadho Bishri menjelaskan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga Tahun 2025 ini dilaksanakan mulai tanggal 17 Februari s.d. 27 Februari 2025. Pelatihan yang dilaksanakan yakni pembuatan makanan berupa Rempeyek, Keripik Pisang, Kerupuk Nasi, dan Stik Bawang.

“Makanan tersebut dipilih dengan mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu bahan mudah didapat, dapat dijual secara perorangan, tidak membutuhkan biaya yang besar, serta hasil olahan makanan tersebut tahan lama”, tegasnya.

“Harapannya, peserta akan lebih terampil dalam mengelola ekonomi keluarga serta termotivasi untuk membangun dan mengembangkan usaha keluarga setelah mengikuti pelatihan ini,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page