Brigade Pangan Kalteng laksanakan Gerak Tanam Padi dengan Teknologi Drone

Brigade Pangan Kalteng laksanakan Gerak Tanam Padi dengan Teknologi Drone
Brigade Pangan Kalteng menggunakan teknologi sebar benih drone di Desa Tamban Baru Selatan, Kec. Kahayan Kuala, Senin (28/9/2025)

Kuala Kapuas, cybernews.co.id – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional mewujudkan pencapaian swasembada pangan nasional, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah melaksanakan kolaborasi program Optimalisasi Lahan (OPLA) dan Program Brigade Pangan untuk meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi.  Kegiatan gerak tanam padi dilaksanakan di lokasi OPLA 2024 di desa Tamban Baru Selatan, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas (Senin, 29/9/2025).

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Idha Widi Arsanti menyampaikan Program Brigade Pangan (BP) merupakan Program Kementerian Pertanian yang bertujuan mengajak generasi muda turut berperan dalam mewujudkan swasembada pangan dengan mengelola lahan secara optimal dan mengintegrasikan pendekatan berbasis komunitas dengan teknologi modern. Brigade Pangan bertujuan untuk menumbuhkan petani milenial, memberdayakan petani secara berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraannya.

Baca Juga :  Inspektorat Daerah Kalteng Gelar Pelatihan Pemeriksaan BMD Bekerja Sama dengan Bandiklat PKN BPK RI Yogyakarta

“Brigade Pangan adalah strategi akselerasi swasembada pangan nasional, sekaligus upaya konkret dalam meregenerasi petani di tengah tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan global. Terimakasih atas apresiasi dan kerjasama seluruh pihak sehingga target tutup tanam musim ketiga dapat dilaksanakan hari ini,” ucap Idha Widi Arsanti.

Pada kesempatan lain, Kepala Dinas TPHP Prov Kalteng, Rendy Lesmana menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan menuju Indonesia 2045. Keberlangsungan Brigade Pangan membentuk petani muda tangguh, menciptakan lapangan kerja dan memperkuat fondasi menuju Indonesia swasembada pangan dan berdaulat.

“Brigade Pangan yang mengedepankan pertanian berbasis teknologi modern merupakan momentum yang tepat untuk melibatkan generasi milenial menjadi motor penggerak pertanian maju, mandiri dan modern,” ungkap Rendy Lesmana.

You cannot copy content of this page