Asisten Ekbang Hadiri Rakonreg PDRB Bahas Strategi Penguatan Infrastruktur dan Hilirisasi SDA di Kalteng

Asisten Ekbang Hadiri Rakonreg PDRB Bahas Strategi Penguatan Infrastruktur dan Hilirisasi SDA di Kalteng

“Transformasi menuju ekonomi hijau adalah keharusan, bukan pilihan. Dengan hilirisasi dan peningkatan nilai tambah, kita tidak hanya memperkuat ekonomi daerah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menjaga lingkungan,” jelas Herson.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menekan angka kemiskinan dan ketimpangan sosial.

Selain itu, Herson menyampaikan beberapa arahan tindak lanjut, di antaranya percepatan pembentukan Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PPED) bagi kabupaten yang belum membentuk, seperti Barito Utara, Katingan, Lamandau, Pulang Pisau, dan Seruyan. Pemerintah daerah juga diimbau segera menyelenggarakan Rapat Koordinasi PPED dan mempersiapkan kick off pengadaan barang/jasa secara serentak pada awal Januari 2026.

Baca Juga :  Wagub Edy Pratowo Dampingi Menhut RI Resmikan Kawasan Rehabilitasi dan Konservasi Orang Utan Nyaru Menteng

“Penting bagi kita semua untuk menyiapkan langkah-langkah nyata. Laporan sembilan langkah konkret percepatan pertumbuhan ekonomi daerah harus segera disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri melalui laman kendaliekonomi.kemendagri.go.id,” tegasnya.

Melalui forum Konreg PDRB 2025 ini, Herson berharap seluruh pihak dapat memperkuat kerja sama dan menyamakan langkah strategis untuk memajukan perekonomian Kalimantan Tengah secara inklusif dan berkelanjutan.

“Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, menyatukan visi, serta memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (Red)

You cannot copy content of this page