Yuas Elko : Pemprov Kalteng Berikan Perhatian Terhadap Pembinaan dan Pengembangan Seni Budaya Daerah

Yuas Elko : Pemprov Kalteng Berikan Perhatian Terhadap Pembinaan dan Pengembangan Seni Budaya Daerah

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov Kalteng Adiah Chandra Sari mengatakan, pementasan karya seni ini merupakan salah satu agenda rutin dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah melalui UPT. Taman Budaya Kalimantan Tengah yang diharapkan dapat terus berlangsung dan terus meningkat ke depannya baik dari segi kuantitas maupun kualitas materi penampilan, sehingga upaya pembinaan, pengembangan dan pelestarian seni budaya dapat tercapai.

Adiah Chandra Sari menuturkan pementasan karya sendratari bertema legenda rakyat, dimana arti dari “Legenda” itu sendiri yaitu cerita prosa rakyat yang diwariskan turun-menurun sejak lama, baik secara lisan maupun tulisan yang dianggap sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi.

“Dalam legenda, terjadi percampuran antara fakta historis dan mitos. Salah satu legenda yang terdapat di Kalimantan Tengah yaitu Legenda Batu Bawui yang berasal dari Kabupaten Gunung Mas, tepatnya Desa Tumbang Miwan ditandai dengan adanya Batu Bawui tersebut hingga saat ini yang diangkat sebagai judul karya sendra tari ini”, tuturnya.

Baca Juga :  Agustiar Sabran Resmi Buka Gubernur Cup Zona Barat yang Berlangsung di Sampit

Lebih lanjut, ia menambahkan legenda batu bawui tersebut melewati sebuah karya seni, drama, tari, dan musik, kami berterima kasih kepada sanggar-sanggar yang telah berkolaborasi dengan sanggar budaya Bukit Kahias.

“Ada 10 (sepuluh) sanggar yang terlibat dalam pertunjukan ini yakni sanggar budaya Bukit Kahias, sanggar seni Hagatan Tarung, sanggar Bawi Bahala, sanggar seni Antang Batuah, sanggar Saung Batarung, sanggar seni dan budaya Kahanjak Buang, dapur Tari Abib Igal, sanggar seni Jari Janang Kalalawah, Black Tiger Dance, dan komunitas Pangka Balinya”, jelasnya.

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page