Tingkatan Pemahaman Teknologi Digital, KPwBI Kalteng Gelar Forum Komunikasi Media 2025

Tingkatan Pemahaman Teknologi Digital, KPwBI Kalteng Gelar Forum Komunikasi Media 2025
Pembukaan Forum Komunikasi Media 2025

Jakarta, cybernews.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Tengah (Prov. Kalteng) menggelar Forum Komunikasi Media 2025 mengusung tema “Sinergi BI Bersama Media serta Peningkatan Pemahaman Teknologi Digital: Ethical Journalism in the Age of Artificial Intelligence”.

Acara ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kompetensi wartawan media di Kalteng, khususnya dalam mendukung komunikasi kebijakan Bank Indonesia (BI) serta meningkatkan literasi teknologi digital, terutama di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Dalam sambutan pembukaan, Deputi Kepala Perwakilan BI Kalteng, Ardian Pangestu, menegaskan pentingnya sinergi antara BI dan media untuk menyampaikan informasi yang akurat dan mendukung pemahaman masyarakat terhadap kebijakan moneter serta perkembangan teknologi digital.

Forum ini menghadirkan tiga sesi utama yaitu peran BI dalam Pengelolaan Uang Rupiah dan Strategi Penanggulangan Uang Palsu yang disampaikan oleh Nurul Hakim, Analis Junior Departemen Pengelolaan Keuangan BI, sesi ini menyoroti kewenangan BI dalam pengelolaan uang Rupiah, mulai dari pencetakan hingga pemusnahan, sesuai amanat Undang-Undang Mata Uang. BI memastikan ketersediaan uang tunai sekaligus mendorong transaksi non-tunai.

Baca Juga :  Praktis dan Efisien, PLTS Sebagai Solusi untuk Desa di Wilayah Kalteng

Nurul menekankan ancaman peredaran uang palsu akibat faktor ekonomi dan kemajuan teknologi, yang dapat merusak kepercayaan terhadap Rupiah dan memicu inflasi. Untuk mengatasinya, BI mendirikan Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC) dan memperkuat fitur keamanan pada uang kertas emisi 2022, seperti benang microlenses dan tinta OVMI. Inovasi ini membuat Rupiah meraih penghargaan Best New Banknote Series dari IACA 2023 di Meksiko. BI juga terus mengedukasi masyarakat melalui kampanye Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah untuk menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan dan alat pemersatu bangsa.

You cannot copy content of this page