Sahli Gubernur Kalteng Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi dan Pembahasan Persiapan Angkutan Lebaran Bersama Mendagri
Tito juga mengungkapkan bahwa telah menerbitkan Surat Edaran Mendagri Nomor 400.6.1/749/SJ tentang Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam mendukung Arus Mudik Lebaran tahun 2025 (1446 H) tanggal 17 Februari 2025. Surat edaran ini dimaksudkan untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran transportasi arus mudik lebaran serta meningkatkan koordinasi terpadu antar pemangku kepentingan di tingkat daerah.
Sementara itu, berkenaan dengan pembahasan Pengendalian Inflasi Tahun 2025, Tito mengingatkan inflasi Tahun ke Tahun (Januari 2025 terhadap Januari 2024) sebesar 0,76%. Sedangkan, inflasi Bulan ke Bulan (Januari 2025 terhadap Desember 2024) sebesar -0,76%, terjadi deflasi.
“Penyumbang utama deflasi adalah perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar -9,16%, informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar -8,08%, faktor penyebab deflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga karena adanya diskon 50% untuk pengguna listrik dibawah 2200 watt pada Januari dan Februari 2025, inilah yang membuat faktor deflasi. Sementara yang lain, untuk makanan, minuman dan tembakau masih positif 1,94% artinya tetap terjadi kenaikan tetapi kenaikan yang terkendali. Pada bidang lainnya seperti perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,60%, pendidikan 0,01%, kesehatan 0,40%, semua masih positif artinya daya beli masyarakat yang mana masih mengeluarkan uang untuk hal-hal yang non primer”, jelas Mendagri.
Menanggapi mengenai Pembahasan Persiapan Angkutan Lebaran Tahun 2025, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menuturkan rekomendasi jadwal Work From Anywhere (WFA) dalam mengantisipasi kepadatan selama angkutan lebaran 2025. Mitigasi angkutan lebaran 2025, Hari Raya Idul fitri Tahun 2025 diprediksi akan jatuh pada tanggal 31 Maret – 01 April 2025, dimana hampir bersamaan dengan Hari Raya Nyepi yang akan jatuh pada tanggal 29 maret 2025.
“Dengan adanya momen dua hari besar yang berdekatan dan mempertimbangkan tren pergerakan masyarakat pada saat mudik yang cukup banyak, maka direkomendasikan supaya pemerintah maupun perusahaan menerapkan WFA mulai tanggal 24 maret 2025. Hal ini utamanya dapat membantu mengantisipasi potensi kepadatan pada titik penyeberangan Ketapang – Gilimanuk dan bandara Ngurah Rai Bali yang akan ditutup selama Nyepi”, ucapnya.

