Rangkaian Peringatan HPS ke-45, Pemprov Kalteng Gelar GPM Serentak

Rangkaian Peringatan HPS ke-45, Pemprov Kalteng Gelar GPM Serentak

Leonard menambahkan bahwa GPM berdampak positif langsung, terlihat dari antusiasme masyarakat membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, bawang, dan lainnya dengan harga terjangkau. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama yang menjangkau wilayah terpencil, guna mendukung pengendalian inflasi di Kalteng.

Dalam wawancara eksklusif, Leonard menegaskan bahwa GPM merupakan sinergi nyata pemerintah dan stakeholder untuk menjaga kestabilan harga serta pasokan pangan, dengan harga komoditas lebih murah dari pasar. “Inflasi di Kalteng tetap terkendali di bawah 3 persen dan daya beli masyarakat terjaga,” ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat mendukung kemandirian pangan melalui langkah sederhana seperti menanam cabai dan sayur-mayur, serta mengurangi ketergantungan pangan dari luar daerah. “Kami juga mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap potensi karhutla dengan tidak membakar lahan sembarangan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Menhut RI Lakukan Kunker ke Kalteng Tinjau Kawasan Konservasi Orangutan di Kabupaten Pulang Pisau

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng, Agus Candra dalam laporannya menyebut GPM sebagai langkah strategis menghadapi potensi gejolak harga menjelang hari besar keagamaan. “Kami mengikutsertakan stakeholder pangan seperti BULOG, IDFOOD, BUMD, distributor, petani, peternak, Gapoktan, hingga pelaku usaha lainnya untuk memastikan ketersediaan komoditas dengan harga terjangkau,” tuturnya.

Komoditas yang dijual meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, telur, ikan segar, sayuran segar, serta produk UMKM lainnya.

Agus berharap keterlibatan semua pihak dari petani, pelaku usaha, hingga masyarakat dapat memperkuat ketahanan pangan dan memperbaiki pola konsumsi di Kalimantan Tengah. (Red)

You cannot copy content of this page