Plt Sekda Tegaskan Sektor Air Minum dan Sanitasi Bagian Penting dari Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Pelayanan Publik

Plt Sekda Tegaskan Sektor Air Minum dan Sanitasi Bagian Penting dari Pembangunan Infrastruktur Dasar dan Pelayanan Publik
Plt. Sekretaris Daerah Prov. Kalteng Leonard S. Ampung saat menyampaikan sambutannya

Dalam rangka internalisasi target pembangunan, Leonard menjelaskan bahwa target yang telah ditetapkan di tingkat provinsi akan didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota. Hal ini bertujuan agar seluruh daerah memiliki arah pembangunan yang sinkron dan selaras dengan kebijakan nasional serta provinsi.

Lebih lanjut, Plt. Sekda menekankan lima poin penting yang menjadi perhatian bersama dalam pelaksanaan pembangunan bidang air minum dan sanitasi. Pertama, pemerintah daerah perlu melakukan perencanaan dan penganggaran bidang air minum dan sanitasi secara strategis yaitu melakukan internalisasi target pembangunan bidang air minum dan sanitasi yang telah ditetapkan ke dalam program kegiatan yang tepat, serta kebutuhan pendanaan tercermin dalam APBD (provinsi maupun kab/kota) sesuai dengan kewenangannya. Kedua, mengimplementasikan program dan kegiatan yang telah disusun di dalam dokumen perencanaan sektoral kabupaten/kota, baik jangka panjang, menengah, dan pendek dengan perencanaan pendanaan yang tepat, serta melakukan pengawalan siklus program, kegiatan, dan anggaran.

Baca Juga :  Disdik Kalteng Pastikan PPDB Transparan dan Bebas KKN

Ketiga, Pemerintah Kab/Kota harus menyediakan pendanaan yang mencukupi, baik untuk mendanai kesiapan pembangunan sarana seperti lahan dan kelembagaan, pembangunan sarana prasarana yang menjadi porsi kabupaten/kota serta untuk operasi dan pemeliharaan agar terjamin keberlanjutan sarana terbangun. Keempat, adanya integrasi pendanaan pembangunan bidang air minum dan sanitasi, baik yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota, dana hibah, masyarakat/CSR serta sumber pendanaan lainnya.

Terakhir, Pemerintah Kabupaten/Kota mendorong pemerintah desa agar dapat mengalokasikan APB Des untuk pembangunan air minum dan sanitasi.

Leonard menambahkan bahwa optimalisasi infrastruktur pelayanan dasar yang telah dibangun harus menjadi prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan. (Red)

You cannot copy content of this page