Pendidikan Kalteng Melesat, Capaian Gemilang di Masa Kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran
Program Sekolah Gratis Melalui BOSDA dan Seragam Gratis Sebanyak 34.270 siswa dari SMA, SMK, dan SKH di Kalteng telah menerima dana BOSDA pada tahun ini. Rinciannya: SMA Negeri: 20.179 siswa, dan SMA Swasta: 3.005 siswa, dengan total SMA: 23.184 siswa. Kemudian SMK Negeri: 8.174 siswa, dan SMK Swasta: 2.068 siswa, dengan total SMK: 10.242 siswa. Dan terakhir dari SKH Negeri: 701 siswa, untuk SKH Swasta: 143 siswa, dengan total SKH: 844 siswa.
Kebijakan baru juga memastikan siswa baru dari keluarga miskin ekstrem mendapatkan empat jenis pakaian (seragam putih abu-abu, batik, pramuka, olahraga) serta satu pasang sepatu. Sementara siswa dari keluarga mampu memperoleh dua jenis pakaian (batik dan olahraga), dengan seragam lainnya dialihkan ke siswa tidak mampu di kelas XI dan XII.
”Seragam putih abu-abu, pramuka, dan sepatu yang tidak dibagikan ke siswa baru dari keluarga mampu akan dialihkan ke siswa kelas 11 dan 12 yang juga berasal dari keluarga tidak mampu. Jadi adil itu bukan berarti semua harus sama,” jelas Reza.
TPP Guru Kembali Dibayarkan Kabar menggembirakan juga datang untuk para guru, menyusul terbitnya Pergub Nomor 34 Tahun 2025 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Bagi ASN. TPP bagi Guru Bersertifikasi yang sempat terhenti sejak 2022 kini resmi dibayarkan kembali.
Tambahan penghasilan yang diberikan meliputi PPPK Guru Non Sertifikasi Rp750.000, PPPK Guru Sertifikasi Rp500.000, Pengawas Sekolah Sertifikasi Rp3.000.000, Pengawas Non Sertifikasi Rp3.000.000, Guru Sertifikasi Rp1.000.000, Guru Non Sertifikasi Rp2.000.000, Kepala Sekolah Rp2.000.000, dan tambahan Rp500.000 per bulan bagi guru di daerah terpencil.
“Alhamdulillah, akhirnya pembayaran TPP bagi Guru Bersertifikasi SMA/SMK/SKH akhirnya bisa kita wujudkan. Ini bentuk perhatian dan kecintaan Bapak Gubernur kepada dunia pendidikan. Semoga seiring meningkatnya APBD, besarannya bisa terus ditingkatkan,” ungkap Reza.

