Pemprov Kalteng Apresiasi Pembangunan Posko Terpadu Gerakan Dayak Anti Narkoba di Puntun
Lebih lanjut, Linae mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba, mulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, serta berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan peredaran narkoba,” jelas Linae.
Linae mengatakan Posko Terpadu GDAN diharapkan menjadi wadah edukasi dan penguatan sinergi dalam upaya pemberantasan narkoba di Kalteng.
“Posko Terpadu ini diharapkan tidak hanya menjadi kantor administratif, tetapi menjadi pusat informasi, edukasi, pengaduan, dan kontrol sosial yang mampu memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum. Mari jadikan posko ini sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih, sehat, dan bebas dari narkoba,” pungkas Linae.
Peletakan batu pertama Posko Terpadu GDAN ini menjadi simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam mewujudkan Kalteng Bersinar (Bersih dari Narkoba) guna menjaga masa depan generasi muda dan marwah Bumi Tambun Bungai. (Red)

