Keluarga Besar Dinkes Kalteng Gelar Ibadah dan Perayaan Natal

Keluarga Besar Dinkes Kalteng Gelar Ibadah dan Perayaan Natal

“Melalui perayaan natal ini saya mengharapkan hendaknya selalu ada sukacita dan semangat natal yang memotivasi saudara-saudara dalam jajaran dinas kesehatan untuk selalu meningkatkan kinerjanya dalam melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya.

Tema nasional natal tahun ini, yang disepakati KWI dan PGI adalah Marilah Sekarang Kita Pergi Ke Betlehem penggalan kalimat dari kitab lukas 2 : 15. Tema ini memberi pesan moral untuk menengok betlehem, kota suci dimana kristus lahir dalam kesederhanaan/sangat sederhana, tetapi dalam kesederhanaan itu kristus tumbuh menjadi pribadi yang mewah, yang mengabarkan damai, harapan dan keadilan. Meneladani kristus berarti menjadi pribadi yang sederhana dalam penampilan tetapi mewah dalam tindakan, rendah hati tetapi menjadi terang.

Mari kita ke betlehem juga sebuah pesan untuk ikut berempati dan bela rasa yang terjadi di betlehem, di tanah palestina. Di sana extravaganza kekerasan dan kebrutalan terjadi secara terang-benderang. Duka di palestina, duka di gaza, sejatinya adalah duka seluruh manusia, yang di hatinya sifat-sifat kristus bersemayam, yakni cinta damai dan kasih.

Baca Juga :  Plt Kadisdik Kalteng Tegaskan Komitmennya untuk Terus Optimalkan Program Pendidikan Tahun 2025

Sejalan dengan itu sub tema yang diangkat adalah “Kita Memuliakan Dia Melalui Karya Pelayanan Kepada Sesama, kiranya tema dan sub tema natal ini benar-benar menjadi sumber inspirasi dan semangat bagi seluruh pegawai kristen dalam menjalankan tugas pengabdiannya di tengah-tengah keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Saya mengajak kita semua agar bisa mewujudnyatakan makna memuliakan dia melalui hati dan pikiran, tutur kata dan sikap hidup keseharian kita.

Di dalam tugas dan tanggung jawab saudara sebagai tenaga kesehatan kiranya selalu membawa misi persahabatan, senantiasa mengembangkan sikap profesional, menjunjung tinggi moral dan integritas dalam  melayani masyarakat dan tidak melupakan tuhan sebagai sang pencipta. Apabila sudah mampu memaknai arti damai dan kasih serta menyatakan dalam keseharian hidup maka secara otomatis hadirat allah beserta berkat-berkat sorgawi juga sudah hadir di dalam kehidupan saudara.

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page