Wakil Gubernur Kalteng Hadiri Rakor Kamtibmas yang Digelar Kemenko Polhukam
Tiga isu utama yang mendapat perhatian khusus adalah insiden perbatasan Republik Indonesia–Republik Demokratik Timor Leste, dinamika di Papua, serta demonstrasi kenaikan PBB-P2 di beberapa daerah. Ketiga isu ini menunjukkan potensi eskalasi konflik di bidang politik, sosial, dan keamanan yang perlu diantisipasi secara cepat dan terukur.
Wagub Edy Pratowo menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen penuh untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah, sekaligus mendukung kebijakan nasional di bidang politik, hukum, dan keamanan.
Melalui keikutsertaan ini, Pemerintah Provinsi Kalteng menunjukkan keseriusan dalam memperkuat koordinasi pusat–daerah, memastikan langkah antisipatif di tingkat wilayah, serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di Bumi Tambun Bungai.
Rakor juga menghasilkan beberapa kesepakatan penting, di antaranya penguatan sistem kewaspadaan nasional, peningkatan koordinasi intelijen, serta penanganan unjuk rasa secara humanis. Selain itu, Forum Dialog akan dioptimalkan dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh daerah fungsional untuk mereduksi potensi gangguan Kamtibmas di Indonesia. (Red)

