ISPU Capai 196, Dinkes Murung Raya Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Puruk Cahu, cybernews.co.id – Memburuknya kualitas udara di Kota Puruk Cahu mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), pemerintah daerah membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian sebagai langkah antisipasi terhadap dampak paparan polusi udara, Rabu (19/8/2026).
Langkah ini diambil setelah hasil pemantauan Air Quality Monitoring System (AQMS) menunjukkan kualitas udara berada pada kategori Tidak Sehat. Data terbaru mencatat nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 196, dengan parameter utama PM₂.₅. Sementara itu, konsentrasi PM₁₀ tercatat sebesar 126.
Petugas Dinkes menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga, di antaranya lampu merah Simpang PU dan Bundaran Tugu Batu Bara. Selain membagikan masker, petugas turut mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan perlindungan diri saat berada di luar ruangan.
Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Kepala Dinkes Murung Raya, Suwirman Hutagalung, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kualitas udara belum membaik.
“Kalau tidak ada keperluan mendesak, kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Bagi yang harus beraktivitas di luar, gunakan masker dan jaga kondisi kesehatan,” kata Suwirman.
Imbauan khusus juga ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan. Mereka diminta lebih membatasi aktivitas di luar rumah untuk mengurangi risiko terpapar partikulat udara.
Suwirman menjelaskan, PM₂.₅ menjadi salah satu parameter yang perlu diwaspadai karena partikulat berukuran sangat kecil tersebut dapat masuk ke saluran pernapasan dan memengaruhi kondisi kesehatan.
Dinkes Murung Raya bersama instansi terkait juga akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kualitas udara. Masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, nyeri dada, iritasi mata, atau keluhan kesehatan lainnya diminta segera beristirahat.
Jika keluhan tidak kunjung membaik atau justru semakin berat, masyarakat diimbau segera mendapatkan pemeriksaan medis. Upaya pencegahan dinilai penting untuk menjaga kesehatan warga di tengah kondisi udara yang masih berada pada kategori tidak sehat. (red)

