Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Upacara Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah
Dalam 100 hari kepemimpinannya, Gubernur melaporkan kemajuan pelaksanaan delapan program prioritas, termasuk penataan perangkat daerah, perbaikan infrastruktur, penyelarasan kebijakan dengan arahan Presiden di bidang pangan, pendidikan, dan pembangunan desa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program strategis demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang lebih maju dan sejahtera, sejalan dengan pesan Presiden bahwa provinsi Kalimantan Tengah merupakan masa depan bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan ini, saya akan menyerahkan secara simbolis SK CPNS dan P3K sebagai amanah suci yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam mengabdi kepada masyarakat Kalimantan Tengah.
“Setelah pengangkatan ini, janganlah kembali ke kebiasaan lama, melainkan bangunlah misi yang baru, karakter yang kuat, dan sikap yang penuh semangat, sehingga tercipta kolaborasi harmonis antara pemimpin dan yang dipimpin demi kemajuan bersama yang berkelanjutan,” tegas Gubernur.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran turut menerima penganugerahan Gelar Adat Dayak “TAMANGGUNG ANTANG PASIHAI, PENYANG LEWU MANDEREH DANUM,” sementara Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Tengah Aisyah Thisia Agustiar Sabran, dianugerahi Gelar Adat Dayak “NYAI RANTIAN INTAN”.
Penganugerahan ini diberikan oleh Forum Koordinasi Damang Kepala Adat dan Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi keduanya dalam pelestarian budaya dan pembangunan masyarakat Dayak.
Gelar adat yang dianugerahkan kepada Gubernur dan Ketua TP PKK sarat dengan makna filosofi budaya Dayak. Gelar “TAMANGGUNG ANTANG PASIHAI, PENYANG LEWU MANDEREH DANUM” mencerminkan sosok Gubernur sebagai pemimpin yang arif, pelindung masyarakat adat, dan penjaga harmoni alam serta kehidupan di hulu sungai, wilayah yang dianggap suci dalam tradisi Dayak.
Sementara itu, gelar “NYAI RANTIAN INTAN” yang disematkan kepada Ketua TP PKK melambangkan perempuan bijak dan berhati mulia, yang menjadi pengikat dan penyatu dalam keluarga serta masyarakat, laksana intan yang berharga dan bersinar. Penganugerahan ini menjadi bentuk penghormatan atas peran keduanya dalam menjaga nilai-nilai budaya dan memperkuat kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (Red)

