Gubernur Agustiar Sabran Hadiri Gerakan Tanam Padi Serentak
“Kekayaan bangsa ini tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Kekayaan dan hasil pembangunan harus dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh rakyat Indonesia”, pungkasnya.
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani di seluruh penjuru tanah air. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pertanian Indonesia tidak lepas dari kerja keras, ketekunan, dan dedikasi para petani.
“Kemarin, negara sahabat Malaysia datang dan secara khusus meminta bantuan kepada Indonesia sebagai kakak tertua dalam keluarga besar ASEAN. Mereka ingin belajar dari keberhasilan kita dalam mengelola sektor pertanian. Minggu depan, Jepang pun dijadwalkan berkunjung untuk mempelajari langsung bagaimana kita mampu meningkatkan produktivitas lahan secara berkelanjutan. Inilah bukti bahwa pertanian Indonesia mulai menjadi rujukan dunia”, tandasnya.
Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman saat mendampingi Presiden menyampaikan gerakan tanam serentak hari ini diikuti 160 Kabupaten se-Indonesia. Sedangkan target tanam bulan ini, menurut Mentan, seluas 1,3 juta hektare se-Indonesia dengan target produksi 7,5 juta ton gabah atau 3,5-4 juta ton beras.
Mentan menjelaskan produksi beras diperkirakan surplus dengan produksi sebanyak itu dan kebutuhan hanya sebanyak 2,5 juta ton beras. Kabar gembira lainnya, Mentan menambahkan bahwa serapan beras di Indonesia saat ini tertinggi dalam 10 tahun terakhir dan stok beras sebanyak 3 juta ton juga tertinggi dalam 20 tahun terakhir.
Sementara itu di sela-sela kegiatan, Gubernur Agustiar Sabran mengungkapkan capaian dan target tanam padi di wilayah Provinsi Kalteng.

