Gubernur Agustiar Sabran Buka FBIM, Kalteng Expo 2026 dan Lepas Peserta Karnaval Budaya
“Contohnya kegiatan hari ini, untuk menghibur masyarakat tidak perlu menghabiskan lebih dari miliaran rupiah, tetapi lebih meriah daripada tahun-tahun sebelumnya. Hal ini adalah bukti apabila sesuatu dikelola dengan manajemen yang baik dan terukur, anggaran dapat dioptimalkan digunakan sebaik-baiknya untuk pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Gubernur juga menegaskan bahwa Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai masa depan Indonesia. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dalam keberagaman dengan menjunjung tinggi semangat Huma Betang.
“Kalimantan Tengah adalah masa depan Indonesia. Untuk itu mari kita memperkuat rasa persaudaraan dalam keberagaman, semangat Huma Betang dalam bingkai NKRI,” imbuhnya.
Selain itu, Agustiar mengajak generasi muda untuk menjaga budaya dan sejarah daerah sebagai identitas bangsa.
“Jaga budaya, jaga sejarah, jangan pernah melupakan sejarah (JAS MERAH), ingat tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha, berikhtiar, bersyareat dan berdoa,” tegasnya.
Terkait Kalteng Expo 2026, Gubernur mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha lokal, khususnya UMKM dan IKM, agar semakin berkembang dan mampu menarik minat investor.

