Bunda Literasi Barito Utara Hadiri Festival Literasi Tingkat Provinsi Kalteng
Tujuan mulia Undang-Undang ini adalah seiring dengan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dalam peningkatan pendidikan untuk sumberdaya manusia yang beretika melalui pendidikan inklusif sesuai dengan kaidah “Belum Bahadat”.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Asisten Administrasi Umum Hj. Sunarti menyampaikan bahwa Festival Literasi ini bukan hanya sekadar seremonial melainkan sebuah gerakan kolektif, sebuah ikhtiar bersama untuk membangkitkan gairah baca, menyalakan api kreativitas dan memperkuat jati diri sebagai masyarakat Kalimantan Tengah yang kaya akan warisan budaya dan kearifan lokal.
“Dari sini kita ingin menumbuhkan kecintaan akan kata-kata, baik yang tertulis di lembaran buku, yang terukir dalam syair, maupun yang hidup dalam tutur cerita nenek moyang kita”, ungkapnya.
Ditengah gempuran era digital, tantangan untuk membudayakan literasi semakin besar karena teknologi yang semakin berkembang, teknologi sebagai sahabat, bukan musuh, bagi literasi.
“Mari kita isi ruang digital dengan konten-konten yang edukatif, inspiratif, dan mencerminkan nilai-nilai luhur kita,” pesan Gubernur.

