Buka Rapimpurda dan Musda XVI DPD KNPI Provinsi Kalteng, Gubernur : Pemuda Motor Penggerak Pembangunan
Gubernur juga menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam kepemimpinan.
“Modal terbesar seorang pemimpin adalah kejujuran. Dengan keterampilan dan kerja keras, setiap tujuan dapat dicapai. Generasi muda harus tangguh, membangun karakter yang kuat, dan memiliki sikap yang positif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Alfian Mawardi, menyampaikan bahwa Musda kali ini menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan pemuda.
“Gubernur H. Agustiar Sabran adalah bukti nyata bahwa pemuda dapat tampil sebagai pemimpin sekaligus pelaku pembangunan. Gubernur juga selalu memberikan kepercayaan kepada generasi muda,” tuturnya.
Alfian berharap Musda berjalan tertib dan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang dapat membawa Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah semakin maju.
Pada kesempatan yang sama, Sekjen DPP KNPI Alamanzo Bonara hadir mewakili Ketua Umum Muhammad Ryano Panjaitan, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Ia menilai Kalimantan Tengah telah mencatat sejarah penting dengan sukses menyelenggarakan Rapimnas DPP KNPI di Palangka Raya.
“Dampak Rapimnas di Kalimantan Tengah sangat besar, hingga mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga mengambil langkah konsolidasi nasional. Ini prestasi yang patut diapresiasi,” ungkapnya.
Alamanzo juga menyampaikan bahwa DPP KNPI tengah menyiapkan Kongres Penyatuan yang direncanakan berlangsung sebelum 28 Oktober 2025.
“Kami berharap Musyawarah Daerah di Kalimantan Tengah dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu merangkul seluruh elemen pemuda tanpa memandang perbedaan politik, etnis, maupun agama,” jelasnya.
Melalui Rapat Pimpinan Paripurna Daerah dan Musyawarah Daerah ke-XVI ini, Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat memperkuat peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah. Forum ini juga menjadi momentum konsolidasi untuk melahirkan kepemimpinan yang visioner, inklusif, serta berkomitmen membangun Kalimantan Tengah yang semakin maju dan bermartabat. (Red)

