Peduli Warga Terdampak Kabut Asap, H. Rere Bagikan Masker dan Siapkan Bantuan Air Bersih

Peduli Warga Terdampak Kabut Asap, H. Rere Bagikan Masker dan Siapkan Bantuan Air Bersih
Anggota DPRD Kabupaten Lamandau, H. Rere Nor Edimansyah saat membagikan masker kepada masyarakat.

Nanga Bulik, cybernews.co.id — Kabut asap yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Lamandau akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dampak kemarau panjang mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kabupaten Lamandau, H. Rere Nor Edimansyah.

Politisi yang akrab disapa Rere tersebut bersama tim turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan masker. Kegiatan itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu melindungi masyarakat dari paparan kabut asap.

Pembagian masker dilakukan di sejumlah titik, di antaranya kawasan TPA Masjid Al-Afalah Desa Sumbar Agung, Kecamatan Bulik dan kawasan Alun-Alun Kota Nanga Bulik, Senin (7/9/2026).

Rere mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat karhutla.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang, kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah,” ujarnya.

Baca Juga :  124 Ekor Sapi Kurban Disalurkan, Wujud Kebersamaan Pemerintah dan Dunia Usaha

Ia juga mengingatkan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin pekat.

Selain pembagian masker, Rere menyampaikan pihaknya juga akan berupaya membantu mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang membutuhkan.

Menurutnya, persoalan air bersih juga menjadi perhatian menyusul kemarau panjang yang menyebabkan sejumlah sumber air masyarakat mulai mengering.

“Kami juga akan berupaya mendistribusikan air bersih ke sejumlah titik untuk masyarakat yang sangat membutuhkan. Dari keterangan warga, banyak sumur resapan milik masyarakat yang mulai kering akibat kemarau panjang dan El Nino,” ungkapnya.

Kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kabut asap dan kekeringan.

Rere juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama selama kondisi cuaca kering. (An)

You cannot copy content of this page