Truk Diduga Angkut Kayu Terparkir di Desa Perigi Raya, Bupati Lamandau: “Tangkap Jika Ada yang Catut Nama Saya”
Nanga Bulik, cybernews.co.id – Aktivitas sebuah truk puso roda 10 yang diduga mengangkut kayu log melintasi Jalan Trans Kalimantan penghubung Kabupaten Lamandau dengan Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi sorotan masyarakat.
Jalan Trans Kalimantan merupakan akses vital yang menghubungkan antarwilayah hingga lintas provinsi. Setiap hari, ruas jalan tersebut dilalui masyarakat maupun kendaraan logistik sehingga keberadaannya memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas dan perekonomian daerah.
Sorotan publik mencuat setelah beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan sebuah truk bermuatan kayu log melintas di ruas jalan tersebut. Muatan kayu tampak ditutupi terpal sehingga memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai jenis muatan, legalitas dokumen pengangkutan, hingga dugaan kelebihan muatan (overload).
Sejumlah warga mempertanyakan apakah kendaraan tersebut telah memenuhi ketentuan kelas jalan dan batas muatan yang diizinkan. Mereka khawatir kendaraan bertonase besar dapat mempercepat kerusakan jalan yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.
“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Jangan sampai cepat rusak karena kendaraan yang diduga melebihi kapasitas jalan,” ujar Nafi, Kamis (6/8/2026).
Kekhawatiran warga semakin menguat mengingat Pemerintah Kabupaten Lamandau belum lama ini terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, termasuk pembangunan ruas Simpang Sepaku hingga Simpang Perigi Raya untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

