Wagub Kalteng Hadiri RUPS Perseroda Tahun 2024
Berdasarkan penawaran tersebut, sambungnya, ada dua blok yang digunakan untuk pengelolaan WIUPK, yaitu Blok Kohong dan Blok Telakon.
“Hasil analisis mengidentifikasi bahwa di kedua blok tersebut merupakan batubara medium volatile hard coking coal dengan rank (RoMax) 1,2% – 1,3% serta kandungan vitrinit yang sangat tinggi (>90%),” pungkasnya.
Menanggapi hal itu, Wagub Kalteng sangat mendukung rencana bisnis PT Banama Tingang Makmur (Perseroda) yakni pengelolaan WIUPK tahun 2025-2029.
“Ini sangat baik sekali dan semoga langkah yang akan dilaksanakan bisa memberikan nilai manfaat bagi perusahaan, termasuk juga kontribusi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ungkapnya.
Terkait dengan Hotel Dandang Tingang, Wagub menekankan pentingnya pembaharuan agar hotel tersebut bisa bersaing dengan hotel baru yang lebih modern.
“Bagaimanapun juga Hotel Dandang Tingang adalah hotel terlama dan punya sejarah,” tuturnya.
Wagub menyebut, Hotel Dandang Tingang menjadi tantangan untuk Pemprov Kalteng selaku Pemegang Saham Pengendali, agar bisa meningkatkan kualitasnya menjadi lebih baik sehingga masyarakat merasa nyaman menginap di hotel tersebut.
“Menurut saya, Hotel Dandang Tingang merupakan salah satu daya tarik, karena mempunyai lokasi yang sangat strategis dan halamannya juga luas,” tukasnya. (Red/Foto:Ist)

