Transformasi Transmigrasi Harus Berorientasi pada Kesejahteraan, DPRD Barito Utara Tekankan Perencanaan yang Matang

Transformasi Transmigrasi Harus Berorientasi pada Kesejahteraan, DPRD Barito Utara Tekankan Perencanaan yang Matang
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Nurul Anwar

Ia pun meminta agar perencanaan kawasan transmigrasi dilakukan secara komprehensif. Infrastruktur pendukung, kondisi dan potensi lahan, peluang ekonomi serta kesiapan masyarakat harus menjadi pertimbangan utama.

Bagi Nurul Anwar, keberadaan kawasan transmigrasi harus mampu menciptakan peluang baru bagi masyarakat, bukan sekadar menghadirkan kawasan permukiman atau penempatan penduduk.

“Kita berharap perencanaan kawasan transmigrasi dilakukan secara terarah dan melibatkan masyarakat. Jangan sampai hanya berbicara mengenai penempatan, tetapi juga harus dipikirkan bagaimana masyarakat nantinya dapat berkembang dan mandiri,” jelasnya.

Ia juga menilai koordinasi lintas pihak perlu terus diperkuat. Pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat dan instansi terkait harus memiliki komunikasi yang baik sehingga pelaksanaan setiap tahapan program dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Hadiri Rakernas dan HUT ke-25 ADKASI, Gun Sriwitanto Tegaskan Komitmen Perkuat Peran DPRD

Nurul Anwar berharap hasil sosialisasi yang diikuti perwakilan dari 16 desa tersebut dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas. Dengan begitu, pemahaman mengenai kebijakan dan peluang dalam program transmigrasi dapat semakin merata.

Selain sosialisasi, ia mendorong pemerintah daerah memberikan edukasi dan pendampingan secara berkelanjutan kepada masyarakat. Pendampingan dinilai penting agar potensi ekonomi di kawasan transmigrasi dapat dikembangkan secara optimal.

“Yang paling penting adalah bagaimana program ini memberikan dampak positif terhadap masyarakat, membuka peluang ekonomi, meningkatkan pendapatan dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Utara,” pungkasnya. (Red)

You cannot copy content of this page