Tinjau SMA Negeri 1 Sampit, Gubernur Kalteng Sampaikan Pendidikan Harga Mati untuk Ciptakan Generasi Unggul
“Jika SDM-nya maju negara atau daerah pasti maju,” tegasnya.
Dikatakannya bahwa pendidikan adalah harga mati. Gubernur tidak ingin melihat para generasi muda di Kalimantan Tengah tidak dapat bersekolah dan tidak mendapat akses kesehatan yang memadai.
“Pendidikan adalah harga mati. Pak Gubernur tidak ingin masyarakat pendalaman, anak-anak di pedalaman hingga perkotaan yang tidak bersekolah, tidak bisa berobat dan tidak bisa makan,” tandasnya.
Kepada para pendidik, dia berpesan untuk mengedukasi para siswanya menjaga nilai-nilai luhur budaya dengan tidak melakukan pergaulan bebas, narkoba dan judi online dan hal negatif lainnya. “Teladani mereka, mengedukasi mereka karena mereka adalah generasi kita ke depannya,” pungkasnya.
Dalam kunjungannya ke SMAN 1 Sampit, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini melakukan peninjauan lingkungan sekolah, pengobatan gratis, potong rambut gratis hingga pemberian paket sembako bagi orangtua murid yang tidak mampu.
Dikesempatan tersebut, Gubernur bersama Pangdam XII / Tambun Bungai Mayjen Zainul Arifin dan Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Kabinda Kalteng serta Bupati Kotim dan Plt. Sekda Kalteng melakukan tanam pohon di depan sekolah. (Red)

