Tingkatkan Produktivitas Jagung dengan Teknologi Benih Unggul Hibrida
Senada dengan hal tersebut, Kalpolda Kalteng, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa sesuai arahan Inpres Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Jagung Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Jagung Pemerintah, Perum Bulog Kalteng menyerap pipilan jagung yang memenuhi standar mutu kadar air 18-20 persen seharga Rp.5.500. Hasil panen jagung hibrida kuartal III di bulan September 2025, seluruhnya akan diserap oleh Perum Bulog, termasuk jagung pipilan kelurahan Pager sebanyak 1 ton yang dilepas hari ini,” ungkap Iwan Kurniawan. Lebih lanjut, Iwan Kurniawan menambahkan pada Gerak Tanam Jagung Serentak se-Indonesia yang digelar secara offline dan online dilaksanakan pertanaman seluas 128 hektar di 101 titik lokasi yang tersebar di Kalimantan Tengah. Sisa target tanam seluas 6.691,75 hektar dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan dengan persiapan lahan dan ketersediaan sarana produksi.
Mendukung program tersebut, Pengawas Mutu Hasil Pertanian dan Pengawas Benih Tanaman Dinas TPHP Prov Kalteng telah melakukan kegiatan pengawasan mutu hasil jagung pipilan kering yang diserap Perum Bulog Kalteng sebagai bentuk pendampingan dan pembinaan mutu hasil panen jagung pipilan yang memenuhi standar keamanan pangan. Jagung pipilan panen kuartal III dari Polres kabupaten Pulang Pisau dan kabupaten Katingan sesuai standar mutu yang ditetapkan, telah dilakukan pemeriksaan kadar air dengan teknik pengambilan contoh yang mewakili keseluruhan total volume jagung pipilan. Untuk menjaga kualitas jagung pipilan di gudang penyimpanan serta menghindari kelembaban karena kadar air di atas 20%, perlu dilakukan pengeringan hingga mencapai kadar 14 %,“ tutur Ita Susilawaty. (Red/Sumber : TPHP)

