Sambut Baik Pembentukan HPN, PW NU Kalteng Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Nahdliyin di Daerah

Sambut Baik Pembentukan HPN, PW NU Kalteng Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Nahdliyin di Daerah

Menurut Andi, setelah kepengurusan tingkat provinsi terbentuk, DPW HPN Kalimantan Tengah akan melaksanakan pembentukan kepengurusan di seluruh wilayah Kalimantan Tengah yang meliputi 13 kabupaten dan 1 kota. Pembentukan kepengurusan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah sehingga program-program HPN dapat berjalan secara lebih efektif.

“Arahan dari PW NU Kalimantan Tengah menjadi motivasi bagi kami untuk membangun HPN secara bertahap dan terukur. Setelah kepengurusan terbentuk, fokus kami adalah menghadirkan program yang mampu memperkuat jejaring antarpengusaha Nahdliyin, meningkatkan kapasitas usaha, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sehingga HPN benar-benar dapat memberikan manfaat bagi para anggotanya maupun masyarakat luas,” ujar Andi.

Ketua PW NU Kalimantan Tengah, Dr. H. M. Wahyudie F. Dirun, S.P., M.M., menyambut baik pembentukan HPN di Kalimantan Tengah. Menurutnya, keberadaan HPN diharapkan dapat menjadi mitra strategis PW NU dalam mendukung penguatan ekonomi warga Nahdliyin melalui berbagai kegiatan yang produktif dan berkelanjutan.

“PW NU Kalimantan Tengah menyambut baik pembentukan Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Kalimantan Tengah. Kami berharap HPN dapat menjadi wadah yang menghimpun potensi para pengusaha Nahdliyin, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Wahyudie.

Baca Juga :  Polisi Lamandau Amankan Satu Unit Dam Truk Bermuatan Kayu Ilegal

Ia menambahkan bahwa Nahdlatul Ulama selama ini tidak hanya berperan dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan, tetapi juga memiliki perhatian terhadap penguatan ekonomi umat. Karena itu, kehadiran HPN diharapkan mampu menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kapasitas para pelaku usaha Nahdliyin serta mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat yang lebih mandiri.

Lebih lanjut, Wahyudie berpesan agar proses pembentukan HPN dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kebersamaan, profesionalisme, dan tata kelola organisasi yang baik. Menurutnya, organisasi akan berkembang apabila dibangun melalui komunikasi yang baik, kepengurusan yang solid, serta program kerja yang mampu menjawab kebutuhan anggotanya.

“Semoga proses pembentukan HPN di Kalimantan Tengah berjalan dengan baik dan mendapat kemudahan. Kami berharap seluruh pengurus dapat menjaga semangat kebersamaan, memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke daerah, serta menghadirkan program-program yang mampu mendukung pengembangan usaha warga Nahdliyin. Dengan demikian, HPN dapat menjadi mitra strategis NU dalam memperkuat ekonomi umat,” tutup Wahyudie. (Red)

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page