Sahli Gubernur Kalteng Bidang Ekbang Hadiri Peluncuran LPI 2025 Secara Daring
Ia menegaskan, terdapat tiga pesan utama yang diusung dalam laporan tersebut, yakni Optimisme, Komitmen, dan Sinergi (OKS). Melalui LPI 2025, BI mengajak seluruh pemangku kepentingan membangun optimisme terhadap prospek perekonomian nasional.
“Setelah melewati 2025 dengan kinerja yang baik, kami meyakini perekonomian Indonesia akan semakin kuat ke depan. Pertumbuhan kami perkirakan meningkat dari kisaran 4,7 hingga 5,55 persen,” jelasnya.
Sementara itu, Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekbang) Yuas Elko, usai mengikuti acara peluncuran menyampaikan bahwa perekonomian global pada 2026 masih dibayangi tren perlambatan akibat melemahnya ekonomi negara mitra dagang dan dinamika pasar keuangan Internasional.
“Namun demikian, perekonomian nasional diprakirakan tetap tumbuh kuat, didukung kebijakan fiskal dan moneter yang pro-growth. Bagi Kalimantan Tengah, kondisi ini menjadi momentum untuk terus menjaga ketahanan ekonomi daerah,” ujarnya saat membacakan sambutan Gubernur.
Ia menambahkan, ekonomi Kalimantan Tengah pada 2026 diyakini tumbuh lebih kuat, terutama ditopang sektor industri pengolahan dan pertanian melalui akselerasi hilirisasi serta peningkatan investasi. Inflasi daerah juga diperkirakan tetap terkendali di kisaran 2,5 persen, sejalan dengan target nasional.

