14 Kafilah Kabupaten/Kota se-Kalteng Jalani Registrasi Peserta MTQH XXXIII

14 Kafilah Kabupaten/Kota se-Kalteng Jalani Registrasi Peserta MTQH XXXIII
Proses registrasi peserta MTQH XXXIII tingkat Provinsi Kalteng

Muara Teweh, cybernews.co.id – Registrasi peserta Musabaqah Tilawatil Qur`an dan Hadis (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalteng dilaksanakan di Masjid Islamic Center H. Muhammad Sidik Muara Teweh, Sabtu pagi (15/11/2025).

Para peserta terdiri dari 14 kafilah kabupaten/kota se-Kalteng menjalani pendaftaran ulang sesuai jadwal panitia mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB.

Ketua Harian LPTQ Kalteng Khairil Anwar yang meninjau langsung proses registrasi, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, para peserta dari 14 kabupaten/kota saat ini sedang melaksanakan pendaftaran untuk mengikuti MTQH ke-33 tahun 2025 di Muara Teweh. Dari pantauan kami, proses berlangsung lancar dan tertib, serta peserta telah melengkapi seluruh persyaratan. Meski ada satu dua peserta yang sakit atau mengundurkan diri, secara keseluruhan kegiatan berjalan sangat baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MTQH tahun ini diharapkan dapat menghadirkan peserta terbaik, terlebih dengan dukungan Dewan Hakim yang lengkap dan berkualitas.

“Setiap cabang diisi oleh sembilan Dewan Hakim dari tiga bidang penilaian. Komposisi ini membuat proses seleksi berjalan lebih ketat sehingga mampu menghasilkan peserta terbaik. Harapannya, para juara dapat mewakili Kalimantan Tengah pada MTQ Nasional di Semarang tahun 2026,” tambahnya.

Kepada seluruh peserta, Khairil Anwar juga berpesan agar menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga adab selama perlombaan.

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalteng yang juga Sekretaris Umum LPTQ Kalteng M. Yusi Abdhian menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan akbar tersebut.

“MTQH bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat syiar Al-Qur`an di Kalimantan Tengah. Kami bangga melihat semangat para kafilah dari seluruh kabupaten/kota. Pelaksanaan registrasi yang tertib menunjukkan kesiapan peserta untuk berkompetisi secara profesional dan berakhlak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan MTQH sebagai ruang pembinaan generasi Qur`ani.

“Melalui MTQH, kita berharap lahir qari, qariah, serta hafiz dan hafizah yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi teladan akhlak. Semoga kegiatan ini memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur`an dan membawa keberkahan bagi Barito Utara serta seluruh Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Rangkaian MTQH XXXIII Kalteng akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, pada 16 November 2025 di Arena Utama Tiara Batara, Muara Teweh. Menjelang pembukaan, sejumlah kegiatan pendukung turut digelar, di antaranya Malam Ta`aruf dan Silaturahmi Kafilah, Pembukaan Pasar Rakyat dan MTQH Expo 2025, serta Pelepasan Pawai Ta`aruf Kafilah Kabupaten/Kota se-Kalteng.

Mengakhiri keterangannya, M. Yusi Abdhian mengajak seluruh pihak menjadikan MTQH sebagai sarana memperluas syiar Al-Qur`an.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai syiar Al-Qur`an di Bumi Muara Teweh dan seluruh Kalimantan Tengah. Semoga masyarakat semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur`an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga :  Gubernur Tetapkan UMP dan UMSP Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025

Muara Teweh – Registrasi peserta Musabaqah Tilawatil Qur`an dan Hadis (MTQH) XXXIII tingkat Provinsi Kalteng dilaksanakan di Masjid Islamic Center H. Muhammad Sidik Muara Teweh, Sabtu pagi (15/11/2025).

Para peserta terdiri dari 14 kafilah kabupaten/kota se-Kalteng menjalani pendaftaran ulang sesuai jadwal panitia mulai pukul 08.00 hingga 16.30 WIB.

Ketua Harian LPTQ Kalteng Khairil Anwar yang meninjau langsung proses registrasi, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, para peserta dari 14 kabupaten/kota saat ini sedang melaksanakan pendaftaran untuk mengikuti MTQH ke-33 tahun 2025 di Muara Teweh. Dari pantauan kami, proses berlangsung lancar dan tertib, serta peserta telah melengkapi seluruh persyaratan. Meski ada satu dua peserta yang sakit atau mengundurkan diri, secara keseluruhan kegiatan berjalan sangat baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MTQH tahun ini diharapkan dapat menghadirkan peserta terbaik, terlebih dengan dukungan Dewan Hakim yang lengkap dan berkualitas.

“Setiap cabang diisi oleh sembilan Dewan Hakim dari tiga bidang penilaian. Komposisi ini membuat proses seleksi berjalan lebih ketat sehingga mampu menghasilkan peserta terbaik. Harapannya, para juara dapat mewakili Kalimantan Tengah pada MTQ Nasional di Semarang tahun 2026,” tambahnya.

Kepada seluruh peserta, Khairil Anwar juga berpesan agar menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga adab selama perlombaan.

Sementara itu, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kalteng yang juga Sekretaris Umum LPTQ Kalteng M. Yusi Abdhian menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan akbar tersebut.

“MTQH bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga momentum memperkuat syiar Al-Qur`an di Kalimantan Tengah. Kami bangga melihat semangat para kafilah dari seluruh kabupaten/kota. Pelaksanaan registrasi yang tertib menunjukkan kesiapan peserta untuk berkompetisi secara profesional dan berakhlak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan MTQH sebagai ruang pembinaan generasi Qur`ani.

“Melalui MTQH, kita berharap lahir qari, qariah, serta hafiz dan hafizah yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi teladan akhlak. Semoga kegiatan ini memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur`an dan membawa keberkahan bagi Barito Utara serta seluruh Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Rangkaian MTQH XXXIII Kalteng akan dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, pada 16 November 2025 di Arena Utama Tiara Batara, Muara Teweh. Menjelang pembukaan, sejumlah kegiatan pendukung turut digelar, di antaranya Malam Ta`aruf dan Silaturahmi Kafilah, Pembukaan Pasar Rakyat dan MTQH Expo 2025, serta Pelepasan Pawai Ta`aruf Kafilah Kabupaten/Kota se-Kalteng.

Mengakhiri keterangannya, M. Yusi Abdhian mengajak seluruh pihak menjadikan MTQH sebagai sarana memperluas syiar Al-Qur`an.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai syiar Al-Qur`an di Bumi Muara Teweh dan seluruh Kalimantan Tengah. Semoga masyarakat semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur`an dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Red)

You cannot copy content of this page